Jumat, 09 Agustus 2013

Sepotong Kisah Tragedi Petasan Nambo Randudongkal ; Petasan Raksasa Merenggut Nyawa Manusia ; Mirip Bom

602017_149375788601592_1973373518_n
Harusnya klo dilihat mercon/petasannya sih harus masuk rekor MURI tuh???

















tanpa sensor : http://editor.engin.tv/phpscripts/videosrc/video.php?op=2&tag=tragedi&video=HnYTXkm6gE8
lihat videonya di  http://www.frequency.com/video/tragedi-petasan-randudongkal/112294959/-/5-324

4971388_20130810114933
UU Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 187 KUHP tentang Bahan Peledak sudah diatur soal bahan peledak yang dapat menimbulkan ledakan dan dianggap mengganggu lingkungan masyarakat. Dalam UU dijelaskan pembuat, penjual, penyimpan, dan pengangkut petasan bisa dikenakan hukuman minimal 12 tahun penjara hingga maksimal kurungan seumur hidup.
akibat petasan bisakah petasan dihilangkan dari bumi indonesia dengan melihat akibat yang yang ditimbulkan.."TRADISI PEMBAWA BENCANA"

seperti biasanya tiap hari raya lebaran warga desa demangan-semingkir radudongkal pemalang membuat dan menyalakan petasan dengan ukuran jumbo, bisa sebesar kaleng drrum minyak.



tahun ini memakan korban jiwa (lihat di video mereka yang menyulut dan didekat petasan) saat sekelompok ABG menyalakan petasan tersebut pada Rabu, 7 agustus 2013.

ini adalah peringatan betapa dahsyatnya daya ledakan meskipun petasan sekalipun !!!

semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari semua ini.

tonton videonya di youtube (klo belum dihapus) :




  •  http://www.youtube.com/watch?v=ggVTEPXkXEM
  •  Detik Detik Tragedi Petasan Randudongkal Meledak Tragis
  •  http://www.youtube.com/watch?v=walKMFgBV2E&feature=youtube_gdata_player
  • ge.tt/8FH0aSo/v/0tragedi petasan randudongkal
  •  tragedi petasan radudongkal

  • Detik Detik Tragedi Petasan Di Randudongkal Pemalang - 7 Agustus 2013

     

    undefined


     Banyak orang tak menghiraukan larangan bermain petasan. Bahkan, korban yang sering berjatuhan tak membuat anak-anak takut bermain bahan peledak ini.

    undefined

    Pada Rabu 7 Agustus lalu, Ahmad Muhtohar, seorang bocah Warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah, tewas setelah terkena ledakan mercon raksasa. Detik-detik meledaknya mercon itu terekam kamera dan diunggah ke laman YouTube.



    Berdasarkan video yang diunggah pada 8 Agustus itu, Muhtohar dan beberapa bocah bermain mercon di sebuah tanah lapang. Ukuran mercon itu memang tergolong besar. Tingginya saja hampir sama dengan tinggi bocah-bocah itu.
    Bocah-bocah itu mengerumuni mercon yang didirikan di tengah tanah lapang itu. Setelah siap, sebagian dari mereka menjauh dari mercon itu. Sumbu mercon pun disulut. Dor… Mercon itu meledak, kertas berhamburan, dan asap menyebar ke segala penjuru.
    Namun, orang-orang di sekitar tanah lapang itu tidak hanya kaget karena suara mercon yang memang keras. Mereka lebih kaget saat melihat Muhtohar dan seorang bocah lainnya terkapar, berselimut kertas dan asap mercon itu.
    Tubuh Muhtohar dan seorang bocah lainnya terpental beberapa meter dari mercon yang meledak itu. Muhtarom tewas di tempat, sementara satu bocah lainnya terluka.
    undefined
    Bermain petasan dibulan Ramadhan itu biasa-biasa saja di Indonesia, apalagi kalau di tanah jawa seperti sudah menjadi budaya turun temurun disaat bulan puasa Ramadhan tiba. Petasan yang dipakai pun dibeli diwarung dengan harga relatif murah, karena ukurannya kecil dan sekedar petasan mainan anak-anak. Lantas bagaimana jika saat Ramadhan bikin petasan dengan ukuran jumbo super besar ?

    Banyak orang tak menghiraukan larangan bermain petasan. Bahkan, korban yang sering berjatuhan tak membuat anak-anak takut bermain bahan peledak ini.




    Pada Rabu 7 Agustus lalu, Ahmad Muhtohar, seorang bocah Warga Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah, tewas setelah terkena ledakan mercon raksasa. Detik-detik meledaknya mercon itu terekam kamera dan diunggah ke laman YouTube.

    Berdasarkan video yang diunggah pada 8 Agustus itu, Muhtohar dan beberapa bocah bermain mercon di sebuah tanah lapang. Ukuran mercon itu memang tergolong besar. Tingginya saja hampir sama dengan tinggi bocah-bocah itu.




    Bocah-bocah itu mengerumuni mercon yang didirikan di tengah tanah lapang itu. Setelah siap, sebagian dari mereka menjauh dari mercon itu. Sumbu mercon pun disulut. Dor... Mercon itu meledak, kertas berhamburan, dan asap menyebar ke segala penjuru.

    Namun, orang-orang di sekitar tanah lapang itu tidak hanya kaget karena suara mercon yang memang keras. Mereka lebih kaget saat melihat Muhtohar dan seorang bocah lainnya terkapar, berselimut kertas dan asap mercon itu.

    Tubuh Muhtohar dan seorang bocah lainnya terpental beberapa meter dari mercon yang meledak itu. Muhtarom tewas di tempat, sementara satu bocah lainnya terluka

9 komentar:

  1. Ihh serem banget gan.

    BalasHapus
  2. pembelajaran untuk kita semua,,,ajal kita tak ada yang tahu,,,tertawa,dan senyum saat berphose dengan merconya,,,,tak tahu beberapa menit kemudian terenggut nyawanya......allahuakbar....

    BalasHapus
    Balasan
    1. yuup, lebih kepada sikap hati-hati untuk tidak mendekati hal berbahaya dan konyol, masih banyak hal positip lain yang bisa dilakukan,klo pun dijadikan wisata ya harus dilakukan secara matang dan profesional

      Hapus
  3. Mesti kapok kalo udah kaya gini...

    BalasHapus
  4. biar jadi pelajaran... harusnya mercon segedhe itu nyulutnya gak pakai api.. namun pakai timer atau pakai kabel panjang yang di aliri strum dari accu. wah kurang canggih.... buat yang ninggal dunia smoga tenang di alam barzakh... dan yang masih hidup smoga lekas sembuh dan kapok

    BalasHapus